Kamis, 02 Desember 2010

PMI Buka Gerai Donor Darah Di Kampus Trisakti

Dijadwalkan, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla resmi membuka Gerai Donor Darah di kampus Universitas Trisakti, Jakarta, Selasa pagi ini (30/11). Gerai donor darah ini merupakan gerai kedua yang dibuka di kampus dan yang ketujuh se-Indonesia. Sebelumnya gerai donor darah PMI telah dibuka di Jakarta (Mal Senayan City dan Tanah Abang), Bekasi (Mal Metropolitan), Surabaya (Mal Tunjungan Plaza), Makassar (Mal Mari Plaza dan Universitas Hasanuddin).

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla bersama dengan Rektor Universitas Trisakti Prof. Dr Thoby Mutis meresmikan langsung gerai donor darah di Universitas Trisakti, Selasa (30/11). Peluncuran gerai donor darah ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan kerjasama di antara kedua belah pihak baru-baru ini.

Dibukanya gerai donor darah ini merupakan keberlanjutan dari aksi jemput bola PMI untuk semakin mendekatkan donor darah pada masyarakat terutama kalangan mahasiswa. Dengan dibukanya gerai donor darah di Universitas Trisakti ini, para mahasiswa bisa lebih mudah untuk mendonorkan darah mereka.

Semakin dekat fasilitas donor darah kepada mereka, saya harap para mahasiswa terdorong dan semakin giat berdonor darah, jelas Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. Dengan keberadaan gerai donor darah di tengah mahasiswa, aksi menyumbangkan darah diharapkan bisa menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda.

"Kita menargetkan kalangan muda karena kualitas darah mereka sangat baik. Selain menyehatkan, kita ingin memberitahu generasi muda bahwa donor darah itu juga gaya untuk dilakukan," kata Jusuf Kalla. Di Jakarta dan sekitarnya, tingkat kebutuhan darah yang diperlukan mencapai 1.000 kantong setiap hari. Sementara secara nasional, kebutuhan darah mencapai jumlah 4,8 juta kantong darah setiap tahunnya.

Dibukanya gerai-gerai donor darah ini menjadi salah satu antisipasi PMI untuk mendekatkan layanan donor darah sukarela kepada masyarakat dan memenuhi kebutuhan kantong darah nasional.

Gerai donor darah di Kampus A Gedung C Universitas Trisakti dan terletak di Jl. Kyai Tapa merupakan lokasi strategis untuk pendonor dalam menyumbangkan darahnya. Gedung ini merupakan tempat kuliah mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti. Gerai Donor Darah PMI di sana akan selalu buka setiap Senin-Jumat, mulai pukul 09.00 WIB-16.00 WIB.*</span>


(Dok. PMI Pusat)

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: 
dr. Yuyun SM Soedharmono, 
Direktur Unit Transfusi Darah Pusat (UTDP), 
Telp.(021) 7815464, 
Fax: (021) 7815470, 

dr. Syahril Noor, Kampus Universitas Trisakti, 
Telp.(021) 56971683, 
Fax.(021) 5673001. 

Untuk kerja sama Donor Darah   dapat menghubungi 
Bag. Humas  Gerai UDD PMI Universitas Trisakti,
Hasbullah Hp; 0813 1056 5374 , 021-95244499, 
Fax; 021-5531310
E-mail; uddpmiusakti@gmail.com

http://www.pmi.or.id/ina/news/?act=detail&p_id=606



PMI Gandeng Universitas Trisakti Buka Gerai Donor Darah

M Budi Santosa - Okezone
Selasa, 30 November 2010 - 15:18 wib
 
JAKARTA - Menindaklanjuti kampanye donor darah di Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) kembali membuka gerai donor darah untuk meningkatkan jumlah kantong darah. Dengan menjangkau target mahasiswa sebagai pendonor, gerai donor darah kali ini dibuka di Universitas Trisakti.

Gerai donor darah ini merupakan gerai kedua yang dibuka di kampus dan yang ketujuh se-Indonesia. Sebelumnya gerai donor darah PMI telah dibuka di Jakarta (Mal Senayan City dan Tanah Abang), Bekasi (Mal Metropolitan), Surabaya (Mal Tunjungan Plaza), Makassar (Mal Mari Plaza dan Universitas Hasanuddin).

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla bersama dengan Rektor Universitas Trisakti Prof. Dr. Thoby Mutis meresmikan langsung gerai donor darah di Universitas Trisakti, Selasa (30/11/2010).

Peluncuran gerai donor darah ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan kerja sama di antara kedua belah pihak baru-baru ini. Dibukanya gerai donor darah ini merupakan keberlanjutan dari aksi jemput bola PMI untuk semakin mendekatkan donor darah pada masyarakat terutama kalangan mahasiswa.

”Dengan dibukanya gerai donor darah di Universitas Trisakti ini, para mahasiswa bisa lebih mudah untuk mendonorkan darah mereka. Semakin dekat fasilitas donor darah kepada mereka, saya harap para mahasiswa terdorong dan semakin giat berdonor darah,” jelas Ketua Umum PMI Jusuf Kalla.

Dengan keberadaan gerai donor darah di tengah mahasiswa, aksi menyumbangkan darah diharapkan bisa menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda. 

”Kita menargetkan kalangan muda karena kualitas darah mereka sangat baik. Selain menyehatkan, kita ingin memberitahu generasi muda bahwa donor darah itu juga gaya untuk dilakukan,” kata Jusuf Kalla.

Di Jakarta dan sekitarnya, tingkat kebutuhan darah yang diperlukan mencapai 1.000 kantong setiap hari. Sementara secara nasional, kebutuhan darah mencapai jumlah 4,8 juta kantong darah setiap tahunnya. Dibukanya gerai-gerai donor darah ini menjadi salah satu antisipasi PMI untuk memenuhi kebutuhan kantong darah yang diperlukan.
 
”Idealnya stok kantong darah yang diperlukan secara nasional adalah 2 persen dari jumlah penduduk yaitu 4,8 juta kantong darah. Sejauh ini PMI baru bisa mengumpulkan 1,9 juta kantong darah. Jadi masih kurang sekira 3 juta kantong,” jelas Jusuf Kalla.

Gerai donor darah di Kampus A Gedung C Universitas Trisakti dan terletak di Jalan Kyai Tapa merupakan lokasi strategis untuk pendonor dalam menyumbangkan darahnya. Gedung ini merupakan tempat kuliah mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti. Letaknya yang strategis membuat gerai donor darah ini dapat dengan mudah diakses oleh seluruh mahasiswa.

Dengan adanya gerai donor darah di kampus, maka aktivitas ke kampus bukan lagi sekadar kegiatan belajar mengajar, tapi juga dapat menjadi aktivitas sosial yaitu dengan berdonor darah untuk menyelamatkan jiwa manusia.(mbs)

PMI Gandeng Mahasiswa untuk Donor Darah

Jakarta, Pelita
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menyatakan, pihaknya menggandeng para mahasiswa di berbagai perguruan tinggi untuk giat melakukan donor darah.

Semakin maju suatu negara, persentase kebutuhan darah warganya semakin meningkat. PMI menggandeng mahasiswa agar donor darah dapat dijadikan gaya hidup karena kualitas darah mereka sangat baik, kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla ketika meresmikan Unit Donor Darah (UDD) PMI di Kampus A, Gedung C Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Selasa (30/11).

Selain itu, menurut Jusuf Kalla, kerja sama dengan mahasiswa di berbagai universitas itu juga bisa menunjukkan apakah para mahasiswa itu bersih dari HIV/AIDS dan narkoba.

Tahun lalu ada 3 juta kantong darah, tahun ini Insya Allah naik 25 persen sekitar 3.600 juta dan tahun depan bisa sampai 4 juta kantong darah, kata mantan Wakil Presiden seperti dilansir Antara.

Banyak warga yang terlihat sehat secara fisik, tetapi setelah diperiksa ternyata ia menderita penyakit malaria, kata Rektor Universitas Trisakti, Prof Dr Thoby Mutis.

Gerai PMI yang diresmikan itu adalah Unit Donor Darah PMI yang pertama untuk Perguruan Tinggi di wilayah DKI Jakarta, dan yang kedua untuk Perguruan Tinggi/Universitas se-Indonesia setelah Universitas Hasanuddin, Makasar.

Usai acara peresmian kemudian dilakukan kegiatan donor darah oleh Civitas Akademika Universitas Trisakti. Jumlah donor darah dalam acara tersebut mencapai seratusan orang lebih.

Salah satu mahasiswi yang menyumbangkan darahnya adalah Lika, mahasiswi Fakultas Kedokteran. Ia mengatakan, langkah dalam donor darah itu cukup mudah, hanya dengan mengisi formulir dan kemudian dilakukan pengecekan tensi, Hemoglobin (HB) dan darah, sebelum diambil darahnya. (dik) 

http://www.harianpelita.com/read/10270/5/kesra-&-agama/pmi-gandeng-mahasiswa-untuk-donor-darah/

JK: Optimis Tiap Bulan 50 Kantong Darah

Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan Universitas Trisakti membuka gerai donor darah di Kampus A Gedung C Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat (30/11/2010). Gerai ini merupakan gerai donor darah pertama yang dibuka di lingkungan akademis.
Menurut Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, saat ini pihaknya tengah mendekati kalanganm muda untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah. Menurut JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, selama ini mahasiswa memiliki minat cukup besar untuk mendonorkan darah mereka.

"Kami dorong mahasiswa untuk ikut donor. Sebenarnya minat mahasiswa cukup tinggi, tapi masalahnya mereka tidak tahu kemana, alasannya jauh, tidak ada waktu. Makanya sekarang kami buat mendekati mahasiswa," ujarnya.

JK menargetkan gerai donor darah di kampus Trisakti ini akan mendapatkan 50 kantong darah tiap bulannya.
"Perhitungannya kalau dari tiap 1000 mahasiswa setiap hari ada dua orang saja yang donor, artinya sebulan sudah 50 kantong lebih. Kami optimis tercapai, masa dari 1000 orang dua orang saja tidak dapat," ujarnya.

Gerai donor darah itu memakan biaya sekitar Rp 300 juta. Gerai direncanakan buka setiap hari kuliah dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Para pendonor akan dilayani oleh empat orang petugas dari PMI kota Tangerang.

Kedepan PMI berencana akan membuka gerai-gerai donor darah di beberapa Universitas, antara lain Universitas Indonesia, Depok dan Universitas Islam Nasional Syarif Hidayatullah, Ciputat.

"Semuanya sekarang masih dalam proses pembangunan," ungkap mantan Wakil Presiden RI itu.


DONOR YUKKK...!


 
Terkadang karena satu alasan, mengakibatkan satu nyawa tidak terselamatkan.


Untuk kerja sama Donor Darah dapat menghubungi
Bag. Humas Gerai UDD PMI Universitas Trisakti,
Hasbullah Hp; 0813 1056 5374 , 021-95244499,
Fax; 021-5531310
E-mail; uddpmiusakti@gmail.com

MANFAAT DONOR DARAH


1. Sarana AMAL bagi sesama

2. Dapat mengetahui Golongan Darah Tanpa di Pungut Biaya.

3. Anda secara teratur memeriksakan kesehatan (tiap kali menjadi Donor/tiap 3 bulan sekali ) yang meliputi;
Tekanan Darah, Nadi, dan Suhu
Tinggi Badan, Berat Badan (Body Mass Index)
Haemoglobine, Penyakit Dalam
Penyakit Hipatitis B dan Hipatitis C
Penyakit HIV/AIDS



4. Sekali menjadi Donor dapat menolong/menyelamatkan 3 orang pasien yang berbeda.

5. Darah anda dapat menyelamatkan jiwa orang lain secara langsung.

6. Pendonor yang secara teratur Mendonorkan Darah (setiap 3 Bulan) akan menurunkan Resiko Terkena penyakit Jantung sebesar 30 % (British Journal Heart) seperti serangan jantung Koroner dan Stroke.

Proses Pengambilan Darah

Setelah memenuhi syarat donor darah seperti : Berat badan cukup, pemeriksaan tensi dan HB normal, tidak minum obat 3 hari sebelum donor dll, maka pendonor dipersilahkan berbaring di tempat tidur yang sudah disediakan.

Setelah itu, petugas penyadap darah mulai melakukan kegiatan pengambilan darah . Dengan ketentuan berdasarkan berat badan yang bersangkutan untuk diambil sebanyak 250 cc atau 350 cc.

Lama pengambilan darah antara 5 – 10 menit.